4 Rekor Menyedihkan Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United


Galaxy88 - Manchester United membukukan sejumlah catatan negatif bersama pelatih Ole Gunnar Solskjaer selepas kekalahan dari West Ham United.

Manchester United pulang dengan kekalahan 0-2 dari kandang West Ham United, London Stadium, dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (22/9/2019).

Gol-gol yang bersarang ke gawang David de Gea berasal dari lesakan Andriy Yarmolenko dan Aaron Cresswell.

Akibat kekalahan ini, Man United hanya menempati peringkat kedelapan di klasemen sementara dengan raihan 8 poin saja.

Segunduk rekor buruk pun dimunculkan kembali terkait kinerja Man United bersama Ole Gunnar Solskjaer.

Apa saja hal negatif yang dimaksud? Berikut ini BolaSport.com menjabarkan 4 buah di antaranya.

1. Menang 2 kali dari 11 partai terakhir di liga

Rapor Manchester United dalam 6 pertandingan Liga Inggris musim ini adalah mencatat kemenangan, imbang, dan kalah sama banyak: 2 kali.

Hanya dua kemenangan itulah yang mewarnai kiprah Setan Merah dalam 11 partai terakhir di Premier League.

Selain menekuk Chelsea 4-0 pada pekan pembuka musim ini, Man United menekuk Leicester 1-0 di pekan kelima.

Kalau menghitung sisa pertandingan musim lalu, kemenangan terakhir Setan Merah sebelumnya lahir atas tim yang baru saja mengalahkan mereka, West Ham United, pada 13 April 2019.

Selebihnya? Paul Pogba cs mengalami 5 kekalahan dan 4 skor seri.

2. Tanpa kemenangan 7 kali beruntun di partai tandang

Kekalahan di West Ham meneruskan catatan buruk Man United soal penampilan di luar kandang.

Kini Setan Merah berada dalam streak 7 partai tanpa kemenangan di partai away Premier League.

Rekor itu merupakan yang terburuk dalam sejarah kiprah tandang klub.

Kali terakhir Man United menang di markas lawan di Liga Inggris adalah saat sowan ke Crystal Palace, 27 Februari 2019.

Setelah menang di sana dengan skor 3-1, United melalui 7 partai away dengan 3 skor imbang dan 4 kali kalah.

3. Hanya sekali cetak lebih dari satu gol dalam 13 partai

Minimnya produktivitas Man United belakangan tak luput dari sorotan.

Dalam 13 partai terakhir di berbagai ajang kompetitif, Setan Merah hanya sekali mampu mencetak satu gol lebih di sebuah pertandingan.

Kesempatan tunggal itu terjadi pada pekan pembuka Liga Inggris musim ini kontra Chelsea (4-0).

Sisanya, Man United maksimal hanya sanggup menceploskan satu gol atau tak mampu sekali pun menjebol gawang musuh dalam sebuah laga.

4. Hanya sepertiga Manchester City

Risiko ketumpulan lini depan berimbas pada minimnya jumlah gol yang dipunyai Manchester United.

Di Liga Inggris musim ini, Marcus Rashford cs baru mencetak 8 gol dalam 6 pertandingan.

Jumlah itu hanya mencakup sepertiga dari total koleksi rival sekota mereka, Manchester City, yang menyarangkan 24 gol sejauh ini.

Post a Comment

0 Comments